Jumat, 07 Januari 2011
Planet Merkurius
TENTANG MERKURIUS
Merkurius adalah planet terkecil dalam tata surya kita dan paling dekat dengan matahari. Jaraknya dari matahari adalah sekitar 57,9 juta kilometer. Suhu di planet ini sangat panas karena terdekat dengan matahari, pada siang hari suhunya mencapai sekitar 430°C. Tetapi pada malam hari suhunya menjadi sangat dingin yakni mencapai sekitar -170°C. Jarak planet ini dengan bumi sekitar 92 juta kilometer. Merkurius hanya bisa terlihat pada saat subuh atau maghrib saja dan dapat dilihat dengan mata telanjang.
Semua planet berputar pada porosnya nah perputaran itu disebut Rotasi. Merkurius berotasi lambat, rotasi merkurius adalah 59,0 hari. Selain berputar pada porosnya semua planet bergerak mengelilingi matahari ini disebut gerakan orbital/Ber-revolusi. Berbeda dengan rotasinya yang lambat, masa orbital Merkurius tergolong cepat Revolusi merkurius adalah 88,0 hari. Bandingkan dengan bumi yang membutuhkan waktu satu tahun (365,3 hari) cepat bukan?.
Ukuran planet merkurius hanya 27% dari ukuran bumi. Permukaan Merkurius benjol-benjol mirip dengan permukaan bulan. Benjolan-benjolan itu muncul sebagai akibat benturan dengan meteor.
Merkurius punya banyak kawah dan tidak mempunyai satelit alam serta atmosfir. Merkurius mempunyai inti besi yang menciptakan sebuah medan magnet dengan kekuatan 0.1% dari kekuatan medan magnet bumi.
Pengamatan tercatat dari Merkurius paling awal dimulai dari jaman orang Sumeria pada milenium ke tiga sebelum masehi. Bangsa Romawi menamakan planet ini dengan nama salah satu dari dewa mereka, Merkurius (dikenal juga sebagai Hermes pada mitologi Yunani dan Nabu pada mitologi Babilonia). Lambang astronomis untuk merkurius adalah abstraksi dari kepala Merkurius sang dewa dengan topi bersayap diatas caduceus.
Orang Yunani pada jaman Hesiod menamai Merkurius Stilbon dan Hermaon karena sebelum abad ke lima sebelum masehi mereka mengira bahwa Merkurius itu adalah dua benda antariksa yang berbeda, yang satu hanya tampak pada saat matahari terbit dan yang satunya lagi hanya tampak pada saat matahari terbenam. Di budaya Tiongkok, Korea, Jepang dan Vietnam, Merkurius dinamakan "bintang air". Orang-orang Ibrani menamakannya Kokhav Hamah, "bintang dari yang panas" ("yang panas" maksudnya matahari).
STRUKTUR DALAM
Dengan diameter sebesar 4.879 km di katulistiwa, Merkurius adalah planet terkecil dari empat planet kebumian di Tata Surya. Merkurius terdiri dari 70% logam dan 30% silikat serta mempunyai kepadatan sebesar 5,43 g/cm3 hanya sedikit dibawah kepadatan Bumi. Namun apabila efek dari tekanan gravitasi tidak dihitung maka Merkurius lebih padat dari Bumi dengan kepadatan tak terkompres dari Merkurius 5,3 g/cm3 dan Bumi hanya 4,4 g/cm3.
Kepadatan Merkurius digunakan untuk menduga struktur dalamnya. Kepadatan Bumi yang tinggi tercipta karena tekanan gravitasi, terutamanya di bagian inti. Merkurius namun jauh lebih kecil dan bagian dalamnya tidak terdapat seperti bumi sehingga kepadatannya yang tinggi diduga karena planet tersebut mempunyai inti yang besar dan kaya akan besi. Para ahli bumi menaksir bahwa inti Merkurius menempati 42 % dari volumenya (inti Bumi hanya menempati 17% dari volume Bumi). Menurut riset terbaru, kemungkinan besar inti Merkurius adalah cair.
Mantel setebal 600 km menyelimuti inti Merkurius dan kerak dari Merkurius diduga setebal 100 sampai 200 km. Permukaan merkurius mempunyai banyak perbukitan yang kurus, beberapa mencapai ratusan kilometer panjangnya. Diduga perbukitan ini terbentuk karena inti dan mantel Merkurius mendingin dan menciut pada saat kerak sudah membatu.
Merkurius mengandung besi lebih banyak dari planet lainnya di tata surya dan beberapa teori telah diajukan untuk menjelaskannya. Teori yang paling luas diterima adalah bahwa Merkuri pada awalnya mempunyai perbandingan logam-silikat mirip dengan meteor Kondrit umumnya dan mempunyai massa sekitar 2,25 kali massanya yang sekarang. Namun pada awal sejarah tata surya, merkurius tertabrak oleh sebuah planetesimal berukuran sekitar seperenam dari massanya. Benturan tersebut telah melepaskan sebagian besar dari kerak dan mantel asli Merkurius dan meninggalkan intinya. Proses yang sama juga telah diajukan untuk menjelaskan penciptaan dari Bulan.
Teori yang lain menyatakan bahwa Merkurius mungkin telah terbentuk dari nebula Matahari sebelum energi keluaran Matahari telah stabil. Merkurius pada awalnya mempunyai dua kali dari massanya yang sekarang, namun dengan mengambangnya protomatahari, suhu di sekitar merkuri dapat mencapai sekitar 2500 sampai 3500 Kelvin dan mungkin mencapai 10000 Kelvin. Sebagian besar permukaan Merkurius akan menguap pada temperatur seperti itu, membuat sebuah atmosfir "uap batu" yang mungkin tertiup oleh angin matahari
Teori ketiga mengajukan bahwa mengakibatkan tarikan pada partikel yang darinya Merkurius akan terbentuk sehingga partikel yang lebih ringan hilang dari materi pengimbuhan. Masing-masing dari teori ini memprediksikan susunan permukaan yang berbeda. Dua misi antariksa di masa datang, MESSENGER dan BepiColombo akan menguji teori-teori ini.
BAGIAN LUAR
Merkurius merupakan planet yg tandus. Permukaanya berbatu-batu dan terdapat banyak kawah. Kaloris merupakan kawah terbesar di planet ini. Garis tengah Kaloris sekitar 1.300 Km. Atmosfer merkurius terdiri dari uap natrium dan kalium yg sangat tipis, sehingga kadang-kadang planet ini di anggap tidak mempunyai atmosfer. Akibatnya tidak ada udara yg menyerap panas Matahari.
Foto-foto yang merekam bagian tersembunyi Planet Merkurius akhirnya terkirim sehari setelah wahana antariksa Messenger milik badan Antariksa AS (NASA) terbang mendekatinya. Dengan foto-foto tersebut, para ilmuwan berharap dapat mengungkap lebih jauh planet terdekat dengan Matahari itu.
Messenger terbang dalam jarak terdekat pada jarak sekitar 200 kilometer dari Planet Merkurius, Senin (7/10), untuk kedua kalinya dari tiga kali misi serupa. Citra awal yang diterima memperlihatkan pemandangan kawasan yang luas di sebelah timur.
Para peneliti berharap akan memanfaatkan citra tersebut untuk memetakan permukaan Merkurius. Diharapkan dapat diperoleh foto dengan jumlah hampir 1.200 lembar dari terbang lintas itu.
Misi pertama telah dilakukan awal tahun ini dan misi ketiga tahun depan. Data dari terbang lintas pertama Messenger pada Januari lalu memperlihatkan aliran lava yang besar telah membentuk planet itu dan memberikan informasi pertama mengenai 20 persen permukaan Merkurius.
Selain memotret kawasan yang masih asing, terbang dekat Merkurius juga dirancang untuk mendapatkan dorongan gravitasi bagi Messenger untuk melenting. Wahana antariksa itu akan masuk orbit Merkurius pada 2011 agar dapat memberikan gambaran paling detail mengenai planet tersebut.
(indra-tatasurya.blogspot.com)
(kompas.com)
Fakta Tentang Bulan
Usia bulan lebih tua dari yang diperkirakan, bahkan diperkirakan lebih tua daripada bulan dan matahari itu sendiri! Umur Bumi paling tua yang bisa diperkirakan adalah 4.6 Milyar tahun. Sementara itu batuan Bulan malah sudah berumur 5.3 Milyar tahun. Bulan lebih tua 1 milyar tahun ketimbang Bumi!
Lebih keras diatas:
Normalnya sebuah planet akan keras di dalam dan makin lama makin lembut diatas, seperti bumi kita. Tidak demikian hal nya dengan bulan. Bagian dalam bulan seperti berongga, sementara bagian atasnya keras sekeras Titanium. Hal ini lah yang menyebabkan bahwa bulan bagaimanapun juga sangat kuat dan tahan serangan. Kawah terbesar di Bulan berdiameter 300KM, dengan kedalaman hanya 6.4KM. Sementara itu, menurut hitungan ilmuwan, jika batuan yang menubruk bulan tadi, menubruk Bumi, maka akan terbentuk lubang paling tidak sedalam 1.200KM!
Bulan yang berongga juga dibuktikan saat kru Apollo yang meninggalkan Bulan, membuang kembali sisa pesawat yang tidak digunakan kembali ke Bulan . Hasilnya, sebuah gempa dan gema pada permukaan bulan terjadi selama 15 menit. Penemuan ini diulang kembali oleh kru Apollo 13, yang kali ini jatuh lebih keras, menimbulkan gema selama 3 jam 20 menit.
Ibaratnya seperti sedang membunyikan lonceng yang kemudian berdentang, hanya saja karena tidak ada udara, maka suara dentang lonceng yang dihasilkan tidak bisa didengar oleh manusia. Sementara itu, penemuan ini dipertanyakan oleh Carl Sagan, bahwa satelit alamiah nggak mungkin kopong dalam nya.
Bebatuan Bulan:
Asal usul batuan dan debu bulan sendiri tidak jelas, karena perbedaan komposisi pembentuk bulan yang berbeda sekali dengan komposisi batuannya. Batu yang pernah diambil team apollo sebesar 380KG lebih, menunjukkan ada nya bahan unik dan langka seperti Titanium murni, kromium, itrium, dan lain lain. Logam ini sangat keras, tahan panas, anti oksidasi. Jenis logam ini tidak terdapat secara alamiah di alam, dan jelas tidak mungkin terbentuk secara alamiah.
Para ilmuwan juga mengalami kesulitan menembus sisi luar bulan sewaktu mereka mengebor bagian terluar bulan. Setelah di teliti, bagian yang di bor tadi adalah sebuah mineral dengan kandungan titanium, uranium 236 dan neptunium 237. Bahan bahan super keras anti karat, yang juga tidak mungkin terbentuk secara alamiah, karena digunakan di bumi untuk membuat pesawat stealth. Kemungkinan besar, ini logam hasil sepuhan manusia!
Batuan bulan juga entah bagaimana sangat magnetik. Padahal tidak ada medan magnet di Bulan itu sendiri. Berbeda dengan bumi yang banyak sekali mengandung medan magnet.
Air menguap:
Pada 7 Maret 1971, instrumen bulan yang dipasang oleh astronot merekam adanya air melewati permukaan bulan. Uap air tadi bertahan hingga 14 jam dan menutupi permukaan seluas 100 mil persegi.
Ukuran bulan = Matahari?
Bulan bisa menutupi matahari dalam gerhana bulan total, tapi ukurannya tidak sama. Yang menarik, jarak matahari ke bumi persis 395 kali lipat jarak bulan ke bumi, sedangkan diameter matahari persis 395 kali diameter bulan. Pada saat gerhana matahari total, ukuran bumi dan bulan persis sama, sehingga matahari bisa tertutup bulan secara sempurna. Hitungan ini terlalu cermat dan akurat jika hanya merupakan kebetulan astronomi semata.
Orbit yang aneh:
Orbit bulan merupakan satu satunya yang benar benar hampir bulat sempurna dari semua sistem tata surya kita. Berat utama bulan terletak lebih dekat 6000 kaki ketimbang pusat geometris nya, yang harusnya justru mengakibatkan orbit lengkung. Sesuatu yang tidak diketahui telah membuat bulan stabil pada poros nya. Suatu teori yang belum di yakini benar adanya juga mengatakan bahwa wajah bulan yang selalu sama di setiap hari nya karena adanya suatu hal yang menyebabkan itu. Yang pada intinya, tetap suatu kebetulan astronomi.
Asal usul bulan:
Teori bahwa bulan tadinya adalah sebagian dari bumi yang mental keluar bumi karena tumbukan hebat di masa lalu hampir saja di setujui oleh semua orang, setelah sebelumnya mereka mengira bahwa bulan terbentuk dari debu debu angkasa yang mampat menjadi satelit bumi. Belakangan ini teori menyebutkan bahwa jika bagian sebesar bulan terambil dari bumi, maka bumi tidak akan bisa bulat seperti sekarang. Dan jika bulan tidak berongga, maka tidak mungkin bulan bisa berada menjadi satelit bumi. Terlalu berat dan bulan akan menghantam bumi.
Teori teori asal usul bulan kembali dipertanyakan, dan teori paling gila sepanjang sejarah mulai muncul, bahwa bulan diciptakan dengan sengaja oleh manusia terdahulu sebagai alat bantu dalam navigasi dan juga astronomi!
Bulan adalah kapal luar angkasa?
Kesempurnaan bulan yang keterlaluan, dan berbagai anomali yang ada dibulan, plus ditambah banyaknya benda benda terbang tak dikenal di bulan membuat banyak pihak mengatakan bahwa kemungkinan besar bulan adalah sebuah pesawat luar angkasa super besar yang diciptakan oleh mahluk cerdas pendahulu kita. Dan bulan BELUM ditinggalkan oleh penghuni nya! Semua kru Apollo dan astronot astronot lain atau peneliti bulan, semuanya telah melihat cahaya cahya adan benda benda terbang tak dikenal yang lalu lalang diantara bulan, muncul dan hilang begitu saja, bahkan selalu menyertai setiap kedatangan dan kepergian para team astronot yang mengunjungi bulan.
(unikboss.blogspot.com)
Lebih keras diatas:
Normalnya sebuah planet akan keras di dalam dan makin lama makin lembut diatas, seperti bumi kita. Tidak demikian hal nya dengan bulan. Bagian dalam bulan seperti berongga, sementara bagian atasnya keras sekeras Titanium. Hal ini lah yang menyebabkan bahwa bulan bagaimanapun juga sangat kuat dan tahan serangan. Kawah terbesar di Bulan berdiameter 300KM, dengan kedalaman hanya 6.4KM. Sementara itu, menurut hitungan ilmuwan, jika batuan yang menubruk bulan tadi, menubruk Bumi, maka akan terbentuk lubang paling tidak sedalam 1.200KM!
Bulan yang berongga juga dibuktikan saat kru Apollo yang meninggalkan Bulan, membuang kembali sisa pesawat yang tidak digunakan kembali ke Bulan . Hasilnya, sebuah gempa dan gema pada permukaan bulan terjadi selama 15 menit. Penemuan ini diulang kembali oleh kru Apollo 13, yang kali ini jatuh lebih keras, menimbulkan gema selama 3 jam 20 menit.
Ibaratnya seperti sedang membunyikan lonceng yang kemudian berdentang, hanya saja karena tidak ada udara, maka suara dentang lonceng yang dihasilkan tidak bisa didengar oleh manusia. Sementara itu, penemuan ini dipertanyakan oleh Carl Sagan, bahwa satelit alamiah nggak mungkin kopong dalam nya.
Bebatuan Bulan:
Asal usul batuan dan debu bulan sendiri tidak jelas, karena perbedaan komposisi pembentuk bulan yang berbeda sekali dengan komposisi batuannya. Batu yang pernah diambil team apollo sebesar 380KG lebih, menunjukkan ada nya bahan unik dan langka seperti Titanium murni, kromium, itrium, dan lain lain. Logam ini sangat keras, tahan panas, anti oksidasi. Jenis logam ini tidak terdapat secara alamiah di alam, dan jelas tidak mungkin terbentuk secara alamiah.
Para ilmuwan juga mengalami kesulitan menembus sisi luar bulan sewaktu mereka mengebor bagian terluar bulan. Setelah di teliti, bagian yang di bor tadi adalah sebuah mineral dengan kandungan titanium, uranium 236 dan neptunium 237. Bahan bahan super keras anti karat, yang juga tidak mungkin terbentuk secara alamiah, karena digunakan di bumi untuk membuat pesawat stealth. Kemungkinan besar, ini logam hasil sepuhan manusia!
Batuan bulan juga entah bagaimana sangat magnetik. Padahal tidak ada medan magnet di Bulan itu sendiri. Berbeda dengan bumi yang banyak sekali mengandung medan magnet.
Air menguap:
Pada 7 Maret 1971, instrumen bulan yang dipasang oleh astronot merekam adanya air melewati permukaan bulan. Uap air tadi bertahan hingga 14 jam dan menutupi permukaan seluas 100 mil persegi.
Ukuran bulan = Matahari?
Bulan bisa menutupi matahari dalam gerhana bulan total, tapi ukurannya tidak sama. Yang menarik, jarak matahari ke bumi persis 395 kali lipat jarak bulan ke bumi, sedangkan diameter matahari persis 395 kali diameter bulan. Pada saat gerhana matahari total, ukuran bumi dan bulan persis sama, sehingga matahari bisa tertutup bulan secara sempurna. Hitungan ini terlalu cermat dan akurat jika hanya merupakan kebetulan astronomi semata.
Orbit yang aneh:
Orbit bulan merupakan satu satunya yang benar benar hampir bulat sempurna dari semua sistem tata surya kita. Berat utama bulan terletak lebih dekat 6000 kaki ketimbang pusat geometris nya, yang harusnya justru mengakibatkan orbit lengkung. Sesuatu yang tidak diketahui telah membuat bulan stabil pada poros nya. Suatu teori yang belum di yakini benar adanya juga mengatakan bahwa wajah bulan yang selalu sama di setiap hari nya karena adanya suatu hal yang menyebabkan itu. Yang pada intinya, tetap suatu kebetulan astronomi.
Asal usul bulan:
Teori bahwa bulan tadinya adalah sebagian dari bumi yang mental keluar bumi karena tumbukan hebat di masa lalu hampir saja di setujui oleh semua orang, setelah sebelumnya mereka mengira bahwa bulan terbentuk dari debu debu angkasa yang mampat menjadi satelit bumi. Belakangan ini teori menyebutkan bahwa jika bagian sebesar bulan terambil dari bumi, maka bumi tidak akan bisa bulat seperti sekarang. Dan jika bulan tidak berongga, maka tidak mungkin bulan bisa berada menjadi satelit bumi. Terlalu berat dan bulan akan menghantam bumi.
Teori teori asal usul bulan kembali dipertanyakan, dan teori paling gila sepanjang sejarah mulai muncul, bahwa bulan diciptakan dengan sengaja oleh manusia terdahulu sebagai alat bantu dalam navigasi dan juga astronomi!
Bulan adalah kapal luar angkasa?
Kesempurnaan bulan yang keterlaluan, dan berbagai anomali yang ada dibulan, plus ditambah banyaknya benda benda terbang tak dikenal di bulan membuat banyak pihak mengatakan bahwa kemungkinan besar bulan adalah sebuah pesawat luar angkasa super besar yang diciptakan oleh mahluk cerdas pendahulu kita. Dan bulan BELUM ditinggalkan oleh penghuni nya! Semua kru Apollo dan astronot astronot lain atau peneliti bulan, semuanya telah melihat cahaya cahya adan benda benda terbang tak dikenal yang lalu lalang diantara bulan, muncul dan hilang begitu saja, bahkan selalu menyertai setiap kedatangan dan kepergian para team astronot yang mengunjungi bulan.
(unikboss.blogspot.com)
Rabu, 05 Januari 2011
Macam Galaksi di Jagad Raya (Knowed)
Galaksi Sombrero
The Sombrero Galaxy (juga dikenal sebagai M104 atau NGC 4594) adalah unbarred galaksi spiral di konstelasi Virgo. Memiliki inti terang, luar biasa besar tonjolan pusat, dan debu terkemuka cenderung jalan dalam disk. Jalur debu yang gelap dan tonjolan memberikan galaksi ini penampilan sebuah sombrero. Galaksi memiliki magnitudo tampak dari 9,0, sehingga mudah terlihat dengan teleskop amatir. Tonjolan besar, pusat lubang hitam supermasif, dan debu jalan semua menarik perhatian para astronom profesional.
yang terjadi di Bima Sakti itu sendiri. Cahaya dari supernova mencapai bumi pada 23 Februari 1987. Sebagai supernova pertama ditemukan pada tahun 1987, itu berlabel “1987a”. Kecerahan yang memuncak pada Mei dengan besarnya yang jelas sekitar 3 dan perlahan-lahan menurun pada bulan-bulan berikutnya. Ini adalah kesempatan pertama bagi para astronom modern untuk melihat supernova dari dekat.
Black Eye Galaxy
Sebuah galaksi spiral di konstelasi Coma Berenices, Messier 64, yang terkenal “Black Eye” galaksi atau “Putri Tidur galaksi,” memiliki spektakuler band gelap menyerap debu di depan inti galaksi cerdas. Itu terkenal di kalangan astronom amatir karena penampilannya di teleskop kecil.
The Whirlpool Galaxy
Dikenal sebagai Messier 51A, M51a, atau NGC 5194, Pusaran Air Galaxy adalah sebuah grand-design berinteraksi galaksi spiral yang terletak pada jarak sekitar 23 juta tahun cahaya di konstelasi Tongkat Venatici. Ini adalah salah satu spiral galaksi paling terkenal di langit. Galaksi dan pendamping (NGC 5195) yang mudah diamati oleh astronom amatir, dan kedua galaksi bahkan dapat dilihat dengan teropong. The Whirlpool Galaxy juga merupakan target yang populer astronom profesional, yang mempelajari ke galaksi lebih memahami struktur (terutama struktur yang terkait dengan lengan spiral) dan galaksi interaksi.
2MASX J00482185-2507365 Occulting Pair
adalah sepasang galaksi spiral yang tumpang tindih yang ditemukan di sekitar NGC 253, yang Pematung Galaxy. Kedua galaksi yang lebih jauh dari NGC 253, dengan latar belakang galaksi, 2MASX J00482185-2507365, tergeletak di pergeseran merah z = 0,06, dan latar depan galaksi NGC yang terletak di antara 253 dan galaksi di latar belakang. Pasangan ini menerangi galaksi distribusi debu galaksi di luar terlihat lengan spiral galaksi. Sejauh yang sebelum ini tak terduga debu melampaui batas-batas berbintang lengan, menunjukkan area baru untuk studi astronomi extragalactic. Lengan yang berdebu memperpanjang 6 kali dengan jari-jari tangan yang berbintang galaksi, dan ditunjukkan gambar siluet di HST terhadap pusat dan bagian inti galaksi di latar belakang.
Grand Spiral Galaxy
Juga dikenal sebagai NGC 123, ini menarik galaksi didominasi oleh jutaan bintang terang dan gelap debu, tertangkap di atas sebuah gravitational lingkar lengan spiral yang memutar tentang pusat. Buka kelompok berisi bintang biru terang dapat dilihat sprinkled sepanjang lengan spiral ini, sedangkan gelap Lanes antar debu yang padat dapat dilihat sprinkled antara mereka. Kurang terlihat, tetapi detectable, adalah milyaran bintang redup normal dan luas dari antar tracts gas, sama seperti wielding tinggi massa yang mendominasi dinamika inti galaksi. Kelihatan bahkan lebih besar dalam hal jumlah formulir kita belum tahu – yg dpt menembus gelap hal yang diperlukan untuk menjelaskan gerakan yang terlihat di luar galaksi.
Supernova 1987A
Dua dekade lalu, astronomers bernoda salah satu bintang exploding cerdas di lebih dari 400 tahun: sebuah bintang mati, yang disebut Supernova 1987A. Gambar ini menunjukkan seluruh wilayah di sekitar Supernova. Fitur yang paling menonjol dalam foto tersebut cincin dengan puluhan titik terang. J shock gelombang bahan UNLEASHED oleh termasyhur ledakan adalah slamming ke daerah di sepanjang cincin dari wilayah batin, pemanasan mereka, dan menyebabkan mereka untuk berseri. Cincin, sekitar satu tahun di seluruh cahaya, mungkin kandang dengan bintang-bintang sekitar 20.000 tahun sebelum meledak. Dalam beberapa tahun ke depan, seluruh ring akan kobaran karena menyerap seluruh kekuatan yang crash. Glowing cincin yang diharapkan menjadi cukup terang untuk menerangi bintang dari lingkungan, astronomers dengan memberikan informasi baru tentang cara bintang diusir bahan sebelum ledakan. Foto diambil pada bulan Desember 2006 dengan Tingkat lanjut dari Kamera Hubble untuk Survei. (Kredit: NASA, ESA, dan R. Kirshner; Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics)
Galaxy NGC 1512
Menghalangi beberapa spiral galaksi terletak 30 juta tahun cahaya jauh terhadap konstelasi Horologium, Galaxy NGC 1512 adalah cukup terang untuk dilihat dengan teleskop amatir. The galaxy adalah 70.000 tahun cahaya di seluruh, yang hampir sebagai besar kita sendiri sebagai Milky Way galaxy. Inti dari galaksi yang luar biasa bagi para “circumnuclear” starburst cincin, yang merupakan sebuah lingkaran bintang muda dari kelompok yang spans beberapa tahun cahaya di 2400. Galaxy “starbursts” episode yang kuat dari pembentukan dan bintang yang baru ditemukan di berbagai galaksi lingkungan.
Galaxy NGC 3370
Berdebu spiral galaksi terletak beberapa 98 juta tahun cahaya jauh ke arah rasi Leo, bagian tengah NGC 3370 juga menunjukkan delineated debu Lanes dan sakit luar biasa ditetapkan inti. Pandangan ini dari NGC 3370 telah diambil oleh Hubble Space Telescope menggunakan Tingkat lanjut Kamera untuk survei dan cukup tajam untuk mengidentifikasi setiap variabel Cepheid bintang di galaksi. Cepheid variabel bintang digunakan untuk membuat extragalactic jarak. Pada tahun 1994, sebuah Jenis sypernova Ia meledak di NGC 3370. (Kredit: NASA, The Hubble Heritage Tim dan A. Riess; STScI)
M81
Yang besar dan indah spiral galaksi M81, di sebelah utara rasi bintang biduk, adalah salah satu galaksi terlihat cerdas di planet bumi dari langit. Ini terlah rinci yang menyatakan melihat terang inti, grand spiral sweeping senjata dan debu kosmik Lanes dibandingkan dengan skala ke Bimasakti. Hinting kacau di masa lalu, debu yang luar biasa melalui jalur berjalan lurus disk, di bawah dan kanan galactic pusat, bertentangan dengan M81 spiral menonjol dari fitur-fitur lainnya. Debu yang sia lane mungkin tak datang-datang hasil menutup perjumpaan antara M81 dan handai galaksi kecil, M82. Keterbukaan dari variabel di bintang M81 (aka NGC 3031) telah menghasilkan salah satu yang terbaik untuk menentukan jarak galaksi eksternal – 11,8 juta tahun cahaya
Hoag’s Object
Jenis galaksi yang dikenal sebagai cincin galaksi, tampilan Hoag’s Object telah tertarik amatir astronomers sebanyak memiliki struktur yang luar biasa kagum profesional. Galaksi ini adalah satu atau dua? Pertanyaan ini datang kepada terang pada tahun 1950 ketika astronomer Seni Hoag chanced atas ini tidak biasa extragalactic objek. Di luar itu cincin didominasi oleh bintang biru terang, sedangkan di dekat pusat yang terletak jauh dari bola redder bintang yang mungkin lebih tua. Antara kedua adalah sebuah perbedaan yang muncul hampir sepenuhnya gelap. Bagaimana Hoag dari Object dibentuk tetap tidak diketahui, walaupun benda serupa telah diidentifikasi dan kolektif berlabel sebagai bentuk cincin galaksi. Kejadian hypotheses termasuk galaksi tabrakan miliar tahun lalu dan perturbative gravitational melibatkan interaksi yang luar biasa berbentuk inti. Di atas foto yang diambil oleh Hubble Space Telescope pada bulan Juli 2001 belum pernah terjadi sebelumnya menyatakan rincian Hoag dari Objek dan dapat menghasilkan pemahaman yang lebih baik. Hoag Objek spans tentang dari 100.000 tahun cahaya dan terletak sekitar 600 juta tahun cahaya jauh dari terhadap konstelasi Serpens. Berketepatan, terlihat di dalam jurang belum cincin galaksi yang lain mungkin terletak dalam jarak jauh.
(pecintailmuastronomi.blogspot.com)
The Sombrero Galaxy (juga dikenal sebagai M104 atau NGC 4594) adalah unbarred galaksi spiral di konstelasi Virgo. Memiliki inti terang, luar biasa besar tonjolan pusat, dan debu terkemuka cenderung jalan dalam disk. Jalur debu yang gelap dan tonjolan memberikan galaksi ini penampilan sebuah sombrero. Galaksi memiliki magnitudo tampak dari 9,0, sehingga mudah terlihat dengan teleskop amatir. Tonjolan besar, pusat lubang hitam supermasif, dan debu jalan semua menarik perhatian para astronom profesional.
yang terjadi di Bima Sakti itu sendiri. Cahaya dari supernova mencapai bumi pada 23 Februari 1987. Sebagai supernova pertama ditemukan pada tahun 1987, itu berlabel “1987a”. Kecerahan yang memuncak pada Mei dengan besarnya yang jelas sekitar 3 dan perlahan-lahan menurun pada bulan-bulan berikutnya. Ini adalah kesempatan pertama bagi para astronom modern untuk melihat supernova dari dekat.
Black Eye Galaxy
Sebuah galaksi spiral di konstelasi Coma Berenices, Messier 64, yang terkenal “Black Eye” galaksi atau “Putri Tidur galaksi,” memiliki spektakuler band gelap menyerap debu di depan inti galaksi cerdas. Itu terkenal di kalangan astronom amatir karena penampilannya di teleskop kecil.
The Whirlpool Galaxy
Dikenal sebagai Messier 51A, M51a, atau NGC 5194, Pusaran Air Galaxy adalah sebuah grand-design berinteraksi galaksi spiral yang terletak pada jarak sekitar 23 juta tahun cahaya di konstelasi Tongkat Venatici. Ini adalah salah satu spiral galaksi paling terkenal di langit. Galaksi dan pendamping (NGC 5195) yang mudah diamati oleh astronom amatir, dan kedua galaksi bahkan dapat dilihat dengan teropong. The Whirlpool Galaxy juga merupakan target yang populer astronom profesional, yang mempelajari ke galaksi lebih memahami struktur (terutama struktur yang terkait dengan lengan spiral) dan galaksi interaksi.
2MASX J00482185-2507365 Occulting Pair
adalah sepasang galaksi spiral yang tumpang tindih yang ditemukan di sekitar NGC 253, yang Pematung Galaxy. Kedua galaksi yang lebih jauh dari NGC 253, dengan latar belakang galaksi, 2MASX J00482185-2507365, tergeletak di pergeseran merah z = 0,06, dan latar depan galaksi NGC yang terletak di antara 253 dan galaksi di latar belakang. Pasangan ini menerangi galaksi distribusi debu galaksi di luar terlihat lengan spiral galaksi. Sejauh yang sebelum ini tak terduga debu melampaui batas-batas berbintang lengan, menunjukkan area baru untuk studi astronomi extragalactic. Lengan yang berdebu memperpanjang 6 kali dengan jari-jari tangan yang berbintang galaksi, dan ditunjukkan gambar siluet di HST terhadap pusat dan bagian inti galaksi di latar belakang.
Grand Spiral Galaxy
Juga dikenal sebagai NGC 123, ini menarik galaksi didominasi oleh jutaan bintang terang dan gelap debu, tertangkap di atas sebuah gravitational lingkar lengan spiral yang memutar tentang pusat. Buka kelompok berisi bintang biru terang dapat dilihat sprinkled sepanjang lengan spiral ini, sedangkan gelap Lanes antar debu yang padat dapat dilihat sprinkled antara mereka. Kurang terlihat, tetapi detectable, adalah milyaran bintang redup normal dan luas dari antar tracts gas, sama seperti wielding tinggi massa yang mendominasi dinamika inti galaksi. Kelihatan bahkan lebih besar dalam hal jumlah formulir kita belum tahu – yg dpt menembus gelap hal yang diperlukan untuk menjelaskan gerakan yang terlihat di luar galaksi.
Supernova 1987A
Dua dekade lalu, astronomers bernoda salah satu bintang exploding cerdas di lebih dari 400 tahun: sebuah bintang mati, yang disebut Supernova 1987A. Gambar ini menunjukkan seluruh wilayah di sekitar Supernova. Fitur yang paling menonjol dalam foto tersebut cincin dengan puluhan titik terang. J shock gelombang bahan UNLEASHED oleh termasyhur ledakan adalah slamming ke daerah di sepanjang cincin dari wilayah batin, pemanasan mereka, dan menyebabkan mereka untuk berseri. Cincin, sekitar satu tahun di seluruh cahaya, mungkin kandang dengan bintang-bintang sekitar 20.000 tahun sebelum meledak. Dalam beberapa tahun ke depan, seluruh ring akan kobaran karena menyerap seluruh kekuatan yang crash. Glowing cincin yang diharapkan menjadi cukup terang untuk menerangi bintang dari lingkungan, astronomers dengan memberikan informasi baru tentang cara bintang diusir bahan sebelum ledakan. Foto diambil pada bulan Desember 2006 dengan Tingkat lanjut dari Kamera Hubble untuk Survei. (Kredit: NASA, ESA, dan R. Kirshner; Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics)
Galaxy NGC 1512
Menghalangi beberapa spiral galaksi terletak 30 juta tahun cahaya jauh terhadap konstelasi Horologium, Galaxy NGC 1512 adalah cukup terang untuk dilihat dengan teleskop amatir. The galaxy adalah 70.000 tahun cahaya di seluruh, yang hampir sebagai besar kita sendiri sebagai Milky Way galaxy. Inti dari galaksi yang luar biasa bagi para “circumnuclear” starburst cincin, yang merupakan sebuah lingkaran bintang muda dari kelompok yang spans beberapa tahun cahaya di 2400. Galaxy “starbursts” episode yang kuat dari pembentukan dan bintang yang baru ditemukan di berbagai galaksi lingkungan.
Galaxy NGC 3370
Berdebu spiral galaksi terletak beberapa 98 juta tahun cahaya jauh ke arah rasi Leo, bagian tengah NGC 3370 juga menunjukkan delineated debu Lanes dan sakit luar biasa ditetapkan inti. Pandangan ini dari NGC 3370 telah diambil oleh Hubble Space Telescope menggunakan Tingkat lanjut Kamera untuk survei dan cukup tajam untuk mengidentifikasi setiap variabel Cepheid bintang di galaksi. Cepheid variabel bintang digunakan untuk membuat extragalactic jarak. Pada tahun 1994, sebuah Jenis sypernova Ia meledak di NGC 3370. (Kredit: NASA, The Hubble Heritage Tim dan A. Riess; STScI)
M81
Yang besar dan indah spiral galaksi M81, di sebelah utara rasi bintang biduk, adalah salah satu galaksi terlihat cerdas di planet bumi dari langit. Ini terlah rinci yang menyatakan melihat terang inti, grand spiral sweeping senjata dan debu kosmik Lanes dibandingkan dengan skala ke Bimasakti. Hinting kacau di masa lalu, debu yang luar biasa melalui jalur berjalan lurus disk, di bawah dan kanan galactic pusat, bertentangan dengan M81 spiral menonjol dari fitur-fitur lainnya. Debu yang sia lane mungkin tak datang-datang hasil menutup perjumpaan antara M81 dan handai galaksi kecil, M82. Keterbukaan dari variabel di bintang M81 (aka NGC 3031) telah menghasilkan salah satu yang terbaik untuk menentukan jarak galaksi eksternal – 11,8 juta tahun cahaya
Hoag’s Object
Jenis galaksi yang dikenal sebagai cincin galaksi, tampilan Hoag’s Object telah tertarik amatir astronomers sebanyak memiliki struktur yang luar biasa kagum profesional. Galaksi ini adalah satu atau dua? Pertanyaan ini datang kepada terang pada tahun 1950 ketika astronomer Seni Hoag chanced atas ini tidak biasa extragalactic objek. Di luar itu cincin didominasi oleh bintang biru terang, sedangkan di dekat pusat yang terletak jauh dari bola redder bintang yang mungkin lebih tua. Antara kedua adalah sebuah perbedaan yang muncul hampir sepenuhnya gelap. Bagaimana Hoag dari Object dibentuk tetap tidak diketahui, walaupun benda serupa telah diidentifikasi dan kolektif berlabel sebagai bentuk cincin galaksi. Kejadian hypotheses termasuk galaksi tabrakan miliar tahun lalu dan perturbative gravitational melibatkan interaksi yang luar biasa berbentuk inti. Di atas foto yang diambil oleh Hubble Space Telescope pada bulan Juli 2001 belum pernah terjadi sebelumnya menyatakan rincian Hoag dari Objek dan dapat menghasilkan pemahaman yang lebih baik. Hoag Objek spans tentang dari 100.000 tahun cahaya dan terletak sekitar 600 juta tahun cahaya jauh dari terhadap konstelasi Serpens. Berketepatan, terlihat di dalam jurang belum cincin galaksi yang lain mungkin terletak dalam jarak jauh.
(pecintailmuastronomi.blogspot.com)
Galaksi Andromeda
Andromeda adalah anggota terbesar dalam grup lokal galaksi kita, yang termasuk Bima Sakti dan satelit galaksi. Satelit Andromeda sendiri termasuk M32, di tengah kiri, dan M110, di kanan bawah
SEBUAH GALAKSI SPIRAL YANG BESAR
Lebih luas dan mungkin lebih terang dari galaksi kita Bima Sakti, galaksi Andromeda pernah menjadi anggota kelompok dominan dalam galaksi Lokal kita. Meskipun terdekat dengan galaksi Bima Sakti, galaksi spiral besar ini (tipe Sb dengan dua lengan) berada di sekitar 2,52 ± 0,14 juta tahun cahaya (l.y) dari Tata Surya (Ribas et al, 2005). Hal ini dapat ditemukan di (00:40:27 +40:40:12, J2000 dan 0:42:44.3 +41:16:9.4, PIKR 2000) Konstalasi Andromeda, the Chained Maiden. Terletak di barat laut Mu dan Beta Andromedae (Mirach); barat Nu Andromedae; timur laut dan Sigma Theta Andromedae; utara Pi, Delta, dan Epsilon Andromedae, dan selatan Theta dan Omega Cassiopeiae. Andromeda dapat dilihat dengan mata manusia dari bumi tanpa teleskop sebagai "awan kecil" (lihat foto Akira Fujii untuk melihat lokasi galaksi untuk bintang-bintang cemerlang Konstalasi Andromeda).
Andromeda memiliki inti terang kekuningan, gelap berkelok-kelok dustlanes, dan lengan spiral kebiruan serta cluster bintang. Andromeda memiliki piringan terang selebar 228.000 ly (Chapman et al, 2005). Pada tahun 2005, astronom mengumumkan bahwa piringan Andromeda nyatanya terus melebar, sehingga piringan membentang setidaknya selebar 260.000 tahun cahaya - hampir dua kali ukuran piringan cerah seperti terlihat pada foto bawah (Ibata et al, 2005). Piringan luar mengeluarkan hampir 10 persen dari total cahaya galaksi dan mungkin terdiri dari bintang logam-lemah yang diambil dari galaksi yang lebih kecil yang menyimpang terlalu dekat. Pada tanggal 7 Januari 2007, sebuah tim astronom mengumumkan penemuan logam lemah, bintang raksasa merah sejauh 500.000 tahun cahaya dari inti Andromeda yang menunjukkan bahwa galaksi jauh lebih besar daripada yang diperkirakan, sehingga cahaya halo Andromeda mungkin benar-benar tumpang tindih dengan Bima Sakti
Dalam gambar inframerah yang diambil pada tahun 2010 ini, debu dipanaskan oleh bintang yang baru lahir, bintang-bintang besar digambarkan warna kuning dan merah, yang menelusuri sepanjang lengan spiral, sedangkan bintang-bintang tua adalah berwarna biru. (Photo atas)
Dalam Star Names: Their Lore and Meaning, Richard Hinckley Allen mencatat bahwa: "... Nebula Besar, Queen of the nebula, ..., dikatakan telah dikenal sejak 905 AD; telah dijelaskan oleh [Abd-al-Rahman] Al Sufi sebagai Awan kecil sebelum 986, dan muncul di peta-bintang Belanda tahun 1500 ". Menurut Robert Burnham, Jr (1931-1993): "Tanda-tanda pertama dari sifat sejati Galaksi Andromeda datang terlambat pada tahun 1923 ketika beberapa [C] epheid bintang variabel yang diidentifikasi dalam [demikian dikatakan oleh Edwin Powell Hubble (1889 - 1953)] ... definitif mendirikan spiral besar sebagai objek ...." ekstra-galaksi galaksi ini sering disebut sebagai M31 karena objek 31 seperti benda yang menyebar seperti terdapat pada Messier Catalogue (Charles Messier, 1730 -1817) ternyata tidak memiliki komet. Selanjutnya, "nebula" juga ditetapkan sebagai NGC 224 oleh John Louis Emil Dreyer (1852-1926) dalam bukunya New General Catalogue (NGC) dari nebula dan Kelompok dari Bintang, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1887 dan kemudian dilengkapi dengan Indeks Katalog (IC) I pada tahun 1895 dan II pada tahun 1907.
Pengamatan terbaru menunjukkan bahwa, walaupun piringan spiral Andromeda mungkin jauh lebih besar daripada Bima Sakti, galaksi tampaknya lebih padat, dengan massa yang lebih kecil dihitung dari jumlah materi gelap halo.
Penghitungan dengan teliti diameter sudut Andromeda diperoleh dengan menggunakan teropong 2-inci oleh Robert Jonckhere (1952-1953) menunjukkan bahwa piringan Andromeda memiliki diameter lebih dari 200.000 ly (asumsi jarak 2,9 juta ly). Oleh karena itu, disk spiral Andromeda mungkin sebanyak dua kali lebih besar dari Bima Sakti. Meskipun Andromeda sudah lama dianggap sebagai galaksi yang paling besar di Grup Lokal Galaksi, data terakhir menunjukkan bahwa massa terlihat Andromeda mungkin total sekitar 3-400 massa solar. Hal ini jauh kurang dari perkiraan jumlah massa Bima Sakti yang lebih baru sebanyak 600 miliar atau lebih massa Solar, yang menunjukkan bahwa Bima Sakti mungkin lebih padat jauh dari Andromeda. Hasil ini rupanya telah dikonfirmasi oleh perkiraan terbaru dari total massa halo dari dua spiral yang menjelaskan efek gravitasi materi tak terlihat gelap mereka, yang menyatakan bahwa Andromeda memiliki total sekitar 700 milyar sampai 1,2 triliun massa Solar dibandingkan dengan 0,93 menjadi 1,9 triliun atau lebih untuk Bima Sakti.
Bintang-bintang muda mungkin banyak dilahirkan di daerah berdebu Andromeda yang terang dalam panjang gelombang inframerah, dengan kebanyakan berumur pendek tapi besar, bintang biru lebih intens di daerah putih dan kuning. Awan bintang paling terang di Andromeda memiliki nomor sendiri NGC, NGC 206. Salah satu daerah terbesar pembentuk bintang dikenal dalam Kelompok Lokal galaksi, Sir William Friedrich Wilhelm Herschel (Photo, 1738-1822) mencatat dalam katalog sebagai H V.36 pada penemuan objek difus pada 17 Oktober 1786 . Terletak di samping sebuah nebula gelap menuju tepi, barat daya luar dari disk spiral Andromeda (foto lainnya), bintang awan biru terang memberikan indikasi cluster bintang besar muda.
Salah satu kelompok terbesar bintang-bintang biru muda di Grup Lokal galaksi, NGC 206 terletak di salah satu lengan berdebu spiral Andromeda. (Photo kanan)
Sejauh ini, hanya satu supernova telah tercatat di Galaksi Andromeda, tapi itu yang pertama dideteksi di luar Bima Sakti. Dikenal sebagai Supernova 1885 untuk tahun kemunculannya, ia juga telah dikenal dengan sebutan S Andromedae. Itu diamati Ernst Albrecht Hartwig (1851-1923) pada 20 Agustus 1885 di Dorpat Observatorium, Estonia. Meskipun ditemukan secara independen oleh beberapa pengamat, hanya Hartwig yang menyadari arti pentingnya. Supernova mencapai 6 magnitude antara 17 dan 20 Agustus tapi kemudian memudar pada 16 magnitude, Februari 1890.
Andromeda memiliki lengkungan "ekstrim" dalam piringan spiral luarnya, mungkin akibat dari interaksi dengan galaksi satelit, serta jalur puing-puing dari merger masa lalu dengan galaksi lain.
Para astronom telah menemukan bukti dari lengkungan dalam disk spiral Andromeda untuk beberapa waktu. Bagian luar galaksi spiral lebih rentan terhadap lengkungan karena mereka kurang kuat terikat oleh gaya gravitasi dan lainnya yang membuat piringan bintang dalam pesawat dan juga lebih rentan terhadap pengaruh galaksi tetangga. Akibatnya, daerah luar tubuh bintang-bintang yang berputar dan gas dapat menyimpang dari piringan, seperti sebuah album rekaman tua yang terkena panas terlalu lama. Lengkungan cenderung terjadi di tepi luar, sedangkan bagian dalam piringan spiral terlihat cukup rata. Lengkungan Andromeda adalah sangat jelas di timur laut (kiri) samping sumbu utama. Lengkungan galaksi tersebut sangat sulit untuk menunjukkan secara meyakinkan karena bagian luar piringan spiral sangat redup dibandingkan daerah pusat yang cerah. Namun, lengkungan di Andromeda mungkin kasus yang paling ekstrim dari galaksi spiral melengkung ditemukan sejauh ini. Kemungkinan penyebab lengkungan ini akibat adanya interaksi antara Andromeda dan satelit galaksi yang lebih kecil.
Gambar disamping menyoroti ultraviolet cincin pada 150.000 ly cincin muda yang lebar dan panas, bintang biru yang mengelilingi pusat tonjolan Andromeda. Pada tanggal 18 Oktober 2006, para astronom NASA menggunakan Spitzer Space Telescope mengumumkan penemuan dua cincin debu (atau "lubang") dalam piringan debu Andromeda menggunakan cahaya infra merah yang memberikan bukti tabrakan kuno dengan galaksi kerdil tetangga sepanjang sumbu kutubnya Messier 32 (M32) 210 juta tahun silam. Simulasi komputer mendukung hipotesis bahwa galaksi yang jauh lebih kecil menciptakan gelombang kekerasan interaksi gravitasi yang meninggalkan cincin gas dan debu menyebarkan keluar dari dampak situs. Sejak Andromeda jauh lebih besar dari M32, galaksi yang lebih besar tidak terganggu secara substansial, tetapi M32 kehilangan lebih dari setengah massa awal akibat proses tabrakan.
Lubang pada piringan Andromeda mungkin diakibatkan dari benturan kuno dengan satelit galaksi M32
Pada tanggal 16 September 2009, satelit NASA Swift melakukan misi merilis citra resolusi tertinggi ultra-violet (UV) Andromeda. Yang lebarnya sekitar 200.000 tahun cahaya (l.y) dan tinggi 100.000 ly, gambar itu disusun dari 330 gambar UV dilakukan pada panjang gelombang 192,8; 224,6; dan 260 nanometer. Hasil penelitian mencakup beberapa 20.000 sumber UV antara bintang-bintang terpanas dan termuda dan sisa-sisa bintang di lengan spiral Andromeda, cluster terpadat, dan inti kekerasan di sekitar pusat lubang hitam supermasif (Supermassive Black Hole)
Larger UV Image. Ini image UV dengan resolusi tinggi menyoroti bintang terpanas, termuda dan bintang penuh energi di lengan spiral Andromeda, cluster terpadat, dan kekerasan inti sekitar pusat lubang hitam.
ACTIVE GALAKTIC NUCLEUS
Pusat dari Andromeda yang berjarak 30 tahun cahaya berisi dua inti galaksi, yang menunjukkan bahwa spiral besar "dikonsumsi" besar-besaran galaksi lain yang memiliki substansi, kebanyakan telah digabung kecuali untuk pusat inti. Pada 1990-an, para astronom menggunakan Teleskop luar angkasa Hubble menemukan bahwa Andromeda memiliki inti dengan struktur ganda. The "nuklir hot-spots" terletak berdekatan, mengingat bahwa piringan spiral galaksi telah diperkirakan berada di mana saja dari 150.000 menjadi lebih dari 200.000 l.y di seluruh area yang diamati dari pusat hanya sekitar 30 ly lebar. Pengamatan berbasis darat selanjutnya menyebabkan beberapa astronom berspekulasi bahwa dua inti galaksi memang ada, bergerak dengan menghormati satu sama lain, dan yang satu nukleus secara perlahan mengganggu yang lain melalui kekuatan pasang surut. Akibatnya, beberapa astronom percaya bahwa inti yang satu akan tetap menjadi galaksi satelit yang lebih kecil yang "dimakan" oleh Andromeda (et al Corbin, 2001; Gerssen et al, 1995; dan Lauer et al, 1993). Pada tahun 2005, para astronom menggunakan Teleskop Ruang Angkasa Telecope mengumumkan bahwa dua dua gumpalan terang sebenarnya terdiri dari cincin elips bintang merah tua dan piringan yang lebih kecil, terang, dan padat dari bintang biru muda sekitar 200 juta tahun di sekitar pusat galaksi lubang hitam (NASA press release).
Kotak hitam di tengah piringan spiral Andromeda telah diamati dengan sinar X untuk mengungkapkan lubang hitam supermasif, seperti titik kecil yang terlihat itu. Pusat inti Andromeda memiliki lubang hitam supermasif sekitar 140 juta-massa Solar (latest NASA press release). Pengamatan terbaru dengan Chandra X-Ray Observatory juga mengungkapkan sejumlah sumber lain terang X-ray, yang sebagian besar mungkin karena sistem biner dimana bintang adalah pengumpanan gas menjadi bintang neutron dan lubang hitam. Sebuah sumber sinar-X yang sangat dingin telah diidentifikasi sekitar 10 tahun cahaya di selatan pusat galaksi. Tak lama kemudian, sumber panas X-ray ditemukan berada pada posisi yang konsisten dengan posisi lubang hitam super-masif.
Titik biru adalah titik yang luar biasa "dingin" berjuta derajat sumber sinar-X yang terletak tepat di bawah sebuah lubang hitam (kuning) yang dapat X-ray terang yang berputar-putar menuju lubang hitam supermasif 30 juta Solar-massa. Satelit Andromeda termasuk galaksi M32 dan M110, "dua galaksi kurcaci elips yang terang cemerlang pada segerombolan sahabat yang lebih kecil". Pada akhir 1999, bagaimanapun, galaksi satelit setidaknya 10 dari Andromeda diketahui, termasuk NGC 185 (yang ditemukan oleh William Herschel), dan NGC 147 (ditemukan oleh Heinrich Ludwig pada 1822-1875) serta sangat samar sistem dwarf And I, And II, And III, mungkin And IV (yang mungkin cluster atau latar belakang galaksi), And V, And VI (juga disebut Pegasus dwarf), dan Dan VII (Cassiopeia dwarf).
Galaksi satelit M32 mungkin berinteraksi mendistorsi struktur piringan Andromeda itu sendiri, lengan spiral hidrogen netral yang mengungsi terdiri dari bintang sekitar 4.000 tahun cahaya sehingga tidak dapat terus diikuti di daerah terdekat dengan tetangganya yang lebih kecil. Simulasi komputer menunjukkan bahwa gangguan tersebut dapat dimodelkan dengan asumsi pertemuan baru-baru ini dekat dengan sahabat kecil massa M32, yang juga menyarankan M32 telah kehilangan banyak bintang dari seperti sebuah pertemuan yang akan tersebar di halo Andromeda.
(www.solstation.com)
SEBUAH GALAKSI SPIRAL YANG BESAR
Lebih luas dan mungkin lebih terang dari galaksi kita Bima Sakti, galaksi Andromeda pernah menjadi anggota kelompok dominan dalam galaksi Lokal kita. Meskipun terdekat dengan galaksi Bima Sakti, galaksi spiral besar ini (tipe Sb dengan dua lengan) berada di sekitar 2,52 ± 0,14 juta tahun cahaya (l.y) dari Tata Surya (Ribas et al, 2005). Hal ini dapat ditemukan di (00:40:27 +40:40:12, J2000 dan 0:42:44.3 +41:16:9.4, PIKR 2000) Konstalasi Andromeda, the Chained Maiden. Terletak di barat laut Mu dan Beta Andromedae (Mirach); barat Nu Andromedae; timur laut dan Sigma Theta Andromedae; utara Pi, Delta, dan Epsilon Andromedae, dan selatan Theta dan Omega Cassiopeiae. Andromeda dapat dilihat dengan mata manusia dari bumi tanpa teleskop sebagai "awan kecil" (lihat foto Akira Fujii untuk melihat lokasi galaksi untuk bintang-bintang cemerlang Konstalasi Andromeda).
Andromeda memiliki inti terang kekuningan, gelap berkelok-kelok dustlanes, dan lengan spiral kebiruan serta cluster bintang. Andromeda memiliki piringan terang selebar 228.000 ly (Chapman et al, 2005). Pada tahun 2005, astronom mengumumkan bahwa piringan Andromeda nyatanya terus melebar, sehingga piringan membentang setidaknya selebar 260.000 tahun cahaya - hampir dua kali ukuran piringan cerah seperti terlihat pada foto bawah (Ibata et al, 2005). Piringan luar mengeluarkan hampir 10 persen dari total cahaya galaksi dan mungkin terdiri dari bintang logam-lemah yang diambil dari galaksi yang lebih kecil yang menyimpang terlalu dekat. Pada tanggal 7 Januari 2007, sebuah tim astronom mengumumkan penemuan logam lemah, bintang raksasa merah sejauh 500.000 tahun cahaya dari inti Andromeda yang menunjukkan bahwa galaksi jauh lebih besar daripada yang diperkirakan, sehingga cahaya halo Andromeda mungkin benar-benar tumpang tindih dengan Bima Sakti
Dalam gambar inframerah yang diambil pada tahun 2010 ini, debu dipanaskan oleh bintang yang baru lahir, bintang-bintang besar digambarkan warna kuning dan merah, yang menelusuri sepanjang lengan spiral, sedangkan bintang-bintang tua adalah berwarna biru. (Photo atas)
Dalam Star Names: Their Lore and Meaning, Richard Hinckley Allen mencatat bahwa: "... Nebula Besar, Queen of the nebula, ..., dikatakan telah dikenal sejak 905 AD; telah dijelaskan oleh [Abd-al-Rahman] Al Sufi sebagai Awan kecil sebelum 986, dan muncul di peta-bintang Belanda tahun 1500 ". Menurut Robert Burnham, Jr (1931-1993): "Tanda-tanda pertama dari sifat sejati Galaksi Andromeda datang terlambat pada tahun 1923 ketika beberapa [C] epheid bintang variabel yang diidentifikasi dalam [demikian dikatakan oleh Edwin Powell Hubble (1889 - 1953)] ... definitif mendirikan spiral besar sebagai objek ...." ekstra-galaksi galaksi ini sering disebut sebagai M31 karena objek 31 seperti benda yang menyebar seperti terdapat pada Messier Catalogue (Charles Messier, 1730 -1817) ternyata tidak memiliki komet. Selanjutnya, "nebula" juga ditetapkan sebagai NGC 224 oleh John Louis Emil Dreyer (1852-1926) dalam bukunya New General Catalogue (NGC) dari nebula dan Kelompok dari Bintang, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1887 dan kemudian dilengkapi dengan Indeks Katalog (IC) I pada tahun 1895 dan II pada tahun 1907.
Pengamatan terbaru menunjukkan bahwa, walaupun piringan spiral Andromeda mungkin jauh lebih besar daripada Bima Sakti, galaksi tampaknya lebih padat, dengan massa yang lebih kecil dihitung dari jumlah materi gelap halo.
Penghitungan dengan teliti diameter sudut Andromeda diperoleh dengan menggunakan teropong 2-inci oleh Robert Jonckhere (1952-1953) menunjukkan bahwa piringan Andromeda memiliki diameter lebih dari 200.000 ly (asumsi jarak 2,9 juta ly). Oleh karena itu, disk spiral Andromeda mungkin sebanyak dua kali lebih besar dari Bima Sakti. Meskipun Andromeda sudah lama dianggap sebagai galaksi yang paling besar di Grup Lokal Galaksi, data terakhir menunjukkan bahwa massa terlihat Andromeda mungkin total sekitar 3-400 massa solar. Hal ini jauh kurang dari perkiraan jumlah massa Bima Sakti yang lebih baru sebanyak 600 miliar atau lebih massa Solar, yang menunjukkan bahwa Bima Sakti mungkin lebih padat jauh dari Andromeda. Hasil ini rupanya telah dikonfirmasi oleh perkiraan terbaru dari total massa halo dari dua spiral yang menjelaskan efek gravitasi materi tak terlihat gelap mereka, yang menyatakan bahwa Andromeda memiliki total sekitar 700 milyar sampai 1,2 triliun massa Solar dibandingkan dengan 0,93 menjadi 1,9 triliun atau lebih untuk Bima Sakti.
Bintang-bintang muda mungkin banyak dilahirkan di daerah berdebu Andromeda yang terang dalam panjang gelombang inframerah, dengan kebanyakan berumur pendek tapi besar, bintang biru lebih intens di daerah putih dan kuning. Awan bintang paling terang di Andromeda memiliki nomor sendiri NGC, NGC 206. Salah satu daerah terbesar pembentuk bintang dikenal dalam Kelompok Lokal galaksi, Sir William Friedrich Wilhelm Herschel (Photo, 1738-1822) mencatat dalam katalog sebagai H V.36 pada penemuan objek difus pada 17 Oktober 1786 . Terletak di samping sebuah nebula gelap menuju tepi, barat daya luar dari disk spiral Andromeda (foto lainnya), bintang awan biru terang memberikan indikasi cluster bintang besar muda.
Salah satu kelompok terbesar bintang-bintang biru muda di Grup Lokal galaksi, NGC 206 terletak di salah satu lengan berdebu spiral Andromeda. (Photo kanan)
Sejauh ini, hanya satu supernova telah tercatat di Galaksi Andromeda, tapi itu yang pertama dideteksi di luar Bima Sakti. Dikenal sebagai Supernova 1885 untuk tahun kemunculannya, ia juga telah dikenal dengan sebutan S Andromedae. Itu diamati Ernst Albrecht Hartwig (1851-1923) pada 20 Agustus 1885 di Dorpat Observatorium, Estonia. Meskipun ditemukan secara independen oleh beberapa pengamat, hanya Hartwig yang menyadari arti pentingnya. Supernova mencapai 6 magnitude antara 17 dan 20 Agustus tapi kemudian memudar pada 16 magnitude, Februari 1890.
Andromeda memiliki lengkungan "ekstrim" dalam piringan spiral luarnya, mungkin akibat dari interaksi dengan galaksi satelit, serta jalur puing-puing dari merger masa lalu dengan galaksi lain.
Para astronom telah menemukan bukti dari lengkungan dalam disk spiral Andromeda untuk beberapa waktu. Bagian luar galaksi spiral lebih rentan terhadap lengkungan karena mereka kurang kuat terikat oleh gaya gravitasi dan lainnya yang membuat piringan bintang dalam pesawat dan juga lebih rentan terhadap pengaruh galaksi tetangga. Akibatnya, daerah luar tubuh bintang-bintang yang berputar dan gas dapat menyimpang dari piringan, seperti sebuah album rekaman tua yang terkena panas terlalu lama. Lengkungan cenderung terjadi di tepi luar, sedangkan bagian dalam piringan spiral terlihat cukup rata. Lengkungan Andromeda adalah sangat jelas di timur laut (kiri) samping sumbu utama. Lengkungan galaksi tersebut sangat sulit untuk menunjukkan secara meyakinkan karena bagian luar piringan spiral sangat redup dibandingkan daerah pusat yang cerah. Namun, lengkungan di Andromeda mungkin kasus yang paling ekstrim dari galaksi spiral melengkung ditemukan sejauh ini. Kemungkinan penyebab lengkungan ini akibat adanya interaksi antara Andromeda dan satelit galaksi yang lebih kecil.
Gambar disamping menyoroti ultraviolet cincin pada 150.000 ly cincin muda yang lebar dan panas, bintang biru yang mengelilingi pusat tonjolan Andromeda. Pada tanggal 18 Oktober 2006, para astronom NASA menggunakan Spitzer Space Telescope mengumumkan penemuan dua cincin debu (atau "lubang") dalam piringan debu Andromeda menggunakan cahaya infra merah yang memberikan bukti tabrakan kuno dengan galaksi kerdil tetangga sepanjang sumbu kutubnya Messier 32 (M32) 210 juta tahun silam. Simulasi komputer mendukung hipotesis bahwa galaksi yang jauh lebih kecil menciptakan gelombang kekerasan interaksi gravitasi yang meninggalkan cincin gas dan debu menyebarkan keluar dari dampak situs. Sejak Andromeda jauh lebih besar dari M32, galaksi yang lebih besar tidak terganggu secara substansial, tetapi M32 kehilangan lebih dari setengah massa awal akibat proses tabrakan.
Lubang pada piringan Andromeda mungkin diakibatkan dari benturan kuno dengan satelit galaksi M32
Pada tanggal 16 September 2009, satelit NASA Swift melakukan misi merilis citra resolusi tertinggi ultra-violet (UV) Andromeda. Yang lebarnya sekitar 200.000 tahun cahaya (l.y) dan tinggi 100.000 ly, gambar itu disusun dari 330 gambar UV dilakukan pada panjang gelombang 192,8; 224,6; dan 260 nanometer. Hasil penelitian mencakup beberapa 20.000 sumber UV antara bintang-bintang terpanas dan termuda dan sisa-sisa bintang di lengan spiral Andromeda, cluster terpadat, dan inti kekerasan di sekitar pusat lubang hitam supermasif (Supermassive Black Hole)
Larger UV Image. Ini image UV dengan resolusi tinggi menyoroti bintang terpanas, termuda dan bintang penuh energi di lengan spiral Andromeda, cluster terpadat, dan kekerasan inti sekitar pusat lubang hitam.
ACTIVE GALAKTIC NUCLEUS
Pusat dari Andromeda yang berjarak 30 tahun cahaya berisi dua inti galaksi, yang menunjukkan bahwa spiral besar "dikonsumsi" besar-besaran galaksi lain yang memiliki substansi, kebanyakan telah digabung kecuali untuk pusat inti. Pada 1990-an, para astronom menggunakan Teleskop luar angkasa Hubble menemukan bahwa Andromeda memiliki inti dengan struktur ganda. The "nuklir hot-spots" terletak berdekatan, mengingat bahwa piringan spiral galaksi telah diperkirakan berada di mana saja dari 150.000 menjadi lebih dari 200.000 l.y di seluruh area yang diamati dari pusat hanya sekitar 30 ly lebar. Pengamatan berbasis darat selanjutnya menyebabkan beberapa astronom berspekulasi bahwa dua inti galaksi memang ada, bergerak dengan menghormati satu sama lain, dan yang satu nukleus secara perlahan mengganggu yang lain melalui kekuatan pasang surut. Akibatnya, beberapa astronom percaya bahwa inti yang satu akan tetap menjadi galaksi satelit yang lebih kecil yang "dimakan" oleh Andromeda (et al Corbin, 2001; Gerssen et al, 1995; dan Lauer et al, 1993). Pada tahun 2005, para astronom menggunakan Teleskop Ruang Angkasa Telecope mengumumkan bahwa dua dua gumpalan terang sebenarnya terdiri dari cincin elips bintang merah tua dan piringan yang lebih kecil, terang, dan padat dari bintang biru muda sekitar 200 juta tahun di sekitar pusat galaksi lubang hitam (NASA press release).
Kotak hitam di tengah piringan spiral Andromeda telah diamati dengan sinar X untuk mengungkapkan lubang hitam supermasif, seperti titik kecil yang terlihat itu. Pusat inti Andromeda memiliki lubang hitam supermasif sekitar 140 juta-massa Solar (latest NASA press release). Pengamatan terbaru dengan Chandra X-Ray Observatory juga mengungkapkan sejumlah sumber lain terang X-ray, yang sebagian besar mungkin karena sistem biner dimana bintang adalah pengumpanan gas menjadi bintang neutron dan lubang hitam. Sebuah sumber sinar-X yang sangat dingin telah diidentifikasi sekitar 10 tahun cahaya di selatan pusat galaksi. Tak lama kemudian, sumber panas X-ray ditemukan berada pada posisi yang konsisten dengan posisi lubang hitam super-masif.
Titik biru adalah titik yang luar biasa "dingin" berjuta derajat sumber sinar-X yang terletak tepat di bawah sebuah lubang hitam (kuning) yang dapat X-ray terang yang berputar-putar menuju lubang hitam supermasif 30 juta Solar-massa. Satelit Andromeda termasuk galaksi M32 dan M110, "dua galaksi kurcaci elips yang terang cemerlang pada segerombolan sahabat yang lebih kecil". Pada akhir 1999, bagaimanapun, galaksi satelit setidaknya 10 dari Andromeda diketahui, termasuk NGC 185 (yang ditemukan oleh William Herschel), dan NGC 147 (ditemukan oleh Heinrich Ludwig pada 1822-1875) serta sangat samar sistem dwarf And I, And II, And III, mungkin And IV (yang mungkin cluster atau latar belakang galaksi), And V, And VI (juga disebut Pegasus dwarf), dan Dan VII (Cassiopeia dwarf).
Galaksi satelit M32 mungkin berinteraksi mendistorsi struktur piringan Andromeda itu sendiri, lengan spiral hidrogen netral yang mengungsi terdiri dari bintang sekitar 4.000 tahun cahaya sehingga tidak dapat terus diikuti di daerah terdekat dengan tetangganya yang lebih kecil. Simulasi komputer menunjukkan bahwa gangguan tersebut dapat dimodelkan dengan asumsi pertemuan baru-baru ini dekat dengan sahabat kecil massa M32, yang juga menyarankan M32 telah kehilangan banyak bintang dari seperti sebuah pertemuan yang akan tersebar di halo Andromeda.
(www.solstation.com)
Galaksi Bima Sakti
Bima Sakti hanyalah nama umum untuk galaksi yang meliputi tata surya kita. Ungkapan Milky Way berasal dari pita cahaya putih yang dapat dilihat di lingkup langit terlihat dari Bumi. Bola langit ini berisi sejumlah berbagai bintang dan bahan tata surya lain. Penemuan dari Bima Sakti adalah dikreditkan ke filsuf Yunani kuno Democritus, adalah orang pertama dalam sejarah yang mengasumsikan keberadaan Bima Sakti yang terdiri lebih dari 400 milyar bintang.
Bima Sakti diyakini berusia lebih dari 13 miliar tahun, yang diperkirakan hampir setua seluruh alam semesta itu sendiri. Galaksi Bima Sakti sebenarnya hanyalah salah satu dari miliaran galaksi yang terkandung dalam alam semesta, meski sangat sedikit yang diketahui oleh manusia tentang alam semesta yang tida terbatas ini.
Galaksi Bima Sakti memiliki lingkar sekitar 250-300.000 tahun cahaya! Dalam tubuh utama Bima Sakti diperkirakan ada sekitar 200 dan 400 milyar bintang. Sistem tata surya Bumi diyakini berada sangat dekat dengan pusat Galaksi Bima Sakti, karena faktanya Bima Sakti membagi langit malam menjadi dua belahan hampir sama.
Para ilmuwan sekarang memperkirakan bahwa sekitar 3 miliar tahun lagi, Galaksi Bima Sakti benar-benar akan bertabrakan dengan Galaksi Andromeda, yang sangat lambat berjalan menuju galaksi kita pada kecepatan sederhana sekitar 1.800 kilometer/menit.
Bima Sakti adalah galaksi spiral yang terdiri lebih dari 400 miliar bintang, ditambah gas dan debu disusun menjadi tiga komponen umum:
1. The Halo - a roughly spherical distribution yang berbentuk bola, berisi bintang-bintang tertua di Galaxy,
2. Tonjolan nuklir dan pusat galaksi.
3. Piringan, yang berisi sebagian besar bintang, termasuk matahari, dan hampir semua dari gas dan debu
THE HALO
Halo diketahui terdiri dari bintang-bintang tua, termasuk sekitar 146 gugus bola, diyakini telah terbentuk selama awal pembentukan Galaxy dengan usia antara 10-15 miliar tahun. Halo ini berisi gas, sangat panas, gas yang terionisasi sangat tinggi. Gas yang sangat panas di Halo ini menghasilkan sinar gamma.
Luasnya massa Hallo tidak begitu diketahui. Penyelidikan dari lingkaran cahaya gas galaksi spiral lain menunjukkan bahwa gas di Halo meluas lebih jauh dari perkiraan sebelumnya, lebih dari ratusan ribu tahun cahaya. Studi rotasi Bima Sakti menunjukkan bahwa halo mendominasi massa galaksi, tetapi materi tidak terlihat, sekarang disebut dark matter.
THE DISK (Piringan)
Piringan dari Galaxy adalah rata, sistem perputaran yang berisi Matahari dan lainnya bintang-bintang menengah-ke-muda. Matahari berada sekitar 2/3 dari pusat ke tepi piringan (sekitar 25.000 tahun cahaya oleh perkiraan paling modern). Matahari berputar mengelilingi pusat galaksi sekitar sekali dalam setiap 250 juta tahun. Piringan galaksi mengandung atom (HI) dan molekul (H2) gas dan debu.
Gambar (di atas) didominasi oleh emisi dari bintang-bintang dan debu yang telah mati, kita hanya dapat melihat pada jarak 1000 tahun cahaya atau lebih dengan menggunakan teleskop. Pandangan inframerah dari IRA, ditunjukkan di bawah ini menunjukkan bahwa bentuk Bima Sakti lebih teratur
SPIRAL STRUCTURE
Spiral Arms
Karena Bumi terletak pada piringan Bima Sakti, debu menghalangi kita menentukan struktur skala besar pola spiral Galaxy melampaui beberapa ribu tahun cahaya. Radio pengamatan telah mengetahui struktur rinci gas di lengan spiral, tetapi masih belum mengetahui apakah galaksi kita adalah galaksi spiral normal seperti galaksi tetangga kita, Andromeda, atau seperti spiral yang ditunjukkan pada gambar kiri. Tonjolan galaksi sedikit memanjang ke arah Matahari seperti tiang.
PUSAT GALAKSI
Apa yang terletak di pusat galaksi kita? Sekali lagi, debu mengaburkan cahaya yang tampak dari kita dan kita harus menggunakan radio dan pengamatan inframerah untuk mengetahui sifat nuklir dari sebuah galaxy. Sensus menunjukkan bahwa daerah Galactic Center merupakan tempat yang luar biasa ramai, bahkan di Peta ini terlihat-terang wilayah Tengah. Pada panjang gelombang radio, dimana kita bisa mengintip ke tengah-tengah, kita melihat kompleks struktur ditampilkan dalam peta panjang gelombang radio 1-meter yang dibuat oleh astronom NRL yang ditunjukkan di bawah ini. Peta menunjukkan wilayah sekitar 2000 tahun cahaya di sisi, pusat dari Bima Sakti bertepatan dengan sumber ditandai Sag A (atau Sagitarius A), yang sebenarnya adalah tiga sumber, sisa-sisa Supernova Yound di sisi timur, wilayah hidrogen terionisasi yang tidak biasa di sisi barat, dan susunan yang sangat padat disebut Sagittarius A * tepat ditengah.
# Cahaya infra merah menunjukkan gugus bintang padat yang terletak di puncak tepat di pusat, dekat Sag A *.
=>2 x 1.000.000 Msun within 1 pc
=>Bintang hanya terpisah 1000 AU
=>Sebuah tabrakan setiap 1.000.000 tahun!
# Pengamatan Radio dalam garis molekuler menunjukkan "cincin molekul" gas besar-besaran dan debu yang berputar di sekitar gugusan bintang ini.
=>Membentang dari sekitar 5 tahun cahaya sampai 25 tahun cahaya dari pusat.
=>Membuktikan terjadinya gelombang kejut karena peristiwa ledakan di masa lalu.
=>"Kebocoran" isi sampai ke pusat
# Struktur cincin luar molekul
=>60 tahun cahaya struktur linier panjang Galactic menelusuri garis medan magnet.
=>Bintang terisolasi membentuk daerah dan sisa-sisa supernova.
# X-ray dan pengamatan sinar gamma menunjukkan bahwa wilayah Galactic Center adalah sumber yang kuat dari x-ray dan juga sinar gamma dari penghancuran antimateri.
=>Sinar-X dari sistem lubang hitam bintang biner dan supernova di dekat pusat galaksi.
=>0,5 MeV sinar gamma dari "sumber" antimateri positron dari daerah Pusat Galaksi, mungkin hasil dari ribuan supernova di daerah pusat dari Bima Sakti.
Meskipun tidak kekurangan pertanyaan menarik tentang Pusat Galaksi, baru-baru ini pertanyaan telah difokuskan pada kemungkinan bahwa lubang hitam masif ada di tengah cluster bintang pusat. Kehadiran kecepatan yang sangat tinggi dalam bintang-bintang dan gas di dekat pusat galaksi telah disarankan oleh astronom untuk waktu yang lama bahwa sebuah lubang hitam besar mungkin hadir, memberikan tarikan gravitasi cukup kuat untuk menjaga bintang-bintang dan gas tetap di orbit. Andrea Ghez, seorang profesor di UCLA, menggunakan teleskop Keck 10 meter pada panjang gelombang inframerah untuk mengukur kecepatan dari 20 bintang yang berada dekat dengan pusat galaksi selama tiga tahun. Dia menemukan bintang-bintang yang mengorbit dengan kecepatan mencapai 1000 km/s (3 juta mil per jam! Pengamatan yang dilakukan oleh para ilmuwan di Institut Max-Planck di Jerman telah mengkonfirmasi hasil ini. Percepatan gravitasi besar ini membutuhkan obyek dengan massa 2,5 juta kali massa matahari kita.
Bintang-bintang yang terletak di dekat Sagittarius A *, sumber radio diletakkan di dekat pusat galaksi. Dari sinyal radio ini, * Sgr A tidak harus sangat besar, karena emisi tidak terlalu kuat. Menggunakan VLBA (Very Long Baseline Array) teleskop radio, astronom mempelajari gerakan Sgr A *; mereka menemukan kecepatan kurang dari 20 km/detik untuk Sgr A * itu sendiri. Ini berarti sangat tidak mungkin bahwa Sgr * A adalah bintang tunggal atau kelompok bintang. Hanya objek yang sangat besar bisa tetap diam di bawah kondisi yang ada di pusat galaksi. Bukti-bukti yang dipelajari bahwa Sag * A memang lubang hitam dengan massa 2-3 juta kali massa matahari. Para astronom berspekulasi bahwa Black Hole sedang diberi "makan" oleh gas dari cincin molekul, atau sisa supernova. Dengan mengkonsumsi kurang dari sekitar 1% dari massa bintang setiap tahun, melepaskan energi potensial gravitasi, Sag A * dapat dengan mudah menjelaskan fenomena energi tinggi di dekat pusat galaksi.
(cass.ucsd.edu)
Bima Sakti diyakini berusia lebih dari 13 miliar tahun, yang diperkirakan hampir setua seluruh alam semesta itu sendiri. Galaksi Bima Sakti sebenarnya hanyalah salah satu dari miliaran galaksi yang terkandung dalam alam semesta, meski sangat sedikit yang diketahui oleh manusia tentang alam semesta yang tida terbatas ini.
Galaksi Bima Sakti memiliki lingkar sekitar 250-300.000 tahun cahaya! Dalam tubuh utama Bima Sakti diperkirakan ada sekitar 200 dan 400 milyar bintang. Sistem tata surya Bumi diyakini berada sangat dekat dengan pusat Galaksi Bima Sakti, karena faktanya Bima Sakti membagi langit malam menjadi dua belahan hampir sama.
Para ilmuwan sekarang memperkirakan bahwa sekitar 3 miliar tahun lagi, Galaksi Bima Sakti benar-benar akan bertabrakan dengan Galaksi Andromeda, yang sangat lambat berjalan menuju galaksi kita pada kecepatan sederhana sekitar 1.800 kilometer/menit.
Bima Sakti adalah galaksi spiral yang terdiri lebih dari 400 miliar bintang, ditambah gas dan debu disusun menjadi tiga komponen umum:
1. The Halo - a roughly spherical distribution yang berbentuk bola, berisi bintang-bintang tertua di Galaxy,
2. Tonjolan nuklir dan pusat galaksi.
3. Piringan, yang berisi sebagian besar bintang, termasuk matahari, dan hampir semua dari gas dan debu
THE HALO
Halo diketahui terdiri dari bintang-bintang tua, termasuk sekitar 146 gugus bola, diyakini telah terbentuk selama awal pembentukan Galaxy dengan usia antara 10-15 miliar tahun. Halo ini berisi gas, sangat panas, gas yang terionisasi sangat tinggi. Gas yang sangat panas di Halo ini menghasilkan sinar gamma.
Luasnya massa Hallo tidak begitu diketahui. Penyelidikan dari lingkaran cahaya gas galaksi spiral lain menunjukkan bahwa gas di Halo meluas lebih jauh dari perkiraan sebelumnya, lebih dari ratusan ribu tahun cahaya. Studi rotasi Bima Sakti menunjukkan bahwa halo mendominasi massa galaksi, tetapi materi tidak terlihat, sekarang disebut dark matter.
THE DISK (Piringan)
Piringan dari Galaxy adalah rata, sistem perputaran yang berisi Matahari dan lainnya bintang-bintang menengah-ke-muda. Matahari berada sekitar 2/3 dari pusat ke tepi piringan (sekitar 25.000 tahun cahaya oleh perkiraan paling modern). Matahari berputar mengelilingi pusat galaksi sekitar sekali dalam setiap 250 juta tahun. Piringan galaksi mengandung atom (HI) dan molekul (H2) gas dan debu.
Gambar (di atas) didominasi oleh emisi dari bintang-bintang dan debu yang telah mati, kita hanya dapat melihat pada jarak 1000 tahun cahaya atau lebih dengan menggunakan teleskop. Pandangan inframerah dari IRA, ditunjukkan di bawah ini menunjukkan bahwa bentuk Bima Sakti lebih teratur
SPIRAL STRUCTURE
Spiral Arms
Karena Bumi terletak pada piringan Bima Sakti, debu menghalangi kita menentukan struktur skala besar pola spiral Galaxy melampaui beberapa ribu tahun cahaya. Radio pengamatan telah mengetahui struktur rinci gas di lengan spiral, tetapi masih belum mengetahui apakah galaksi kita adalah galaksi spiral normal seperti galaksi tetangga kita, Andromeda, atau seperti spiral yang ditunjukkan pada gambar kiri. Tonjolan galaksi sedikit memanjang ke arah Matahari seperti tiang.
PUSAT GALAKSI
Apa yang terletak di pusat galaksi kita? Sekali lagi, debu mengaburkan cahaya yang tampak dari kita dan kita harus menggunakan radio dan pengamatan inframerah untuk mengetahui sifat nuklir dari sebuah galaxy. Sensus menunjukkan bahwa daerah Galactic Center merupakan tempat yang luar biasa ramai, bahkan di Peta ini terlihat-terang wilayah Tengah. Pada panjang gelombang radio, dimana kita bisa mengintip ke tengah-tengah, kita melihat kompleks struktur ditampilkan dalam peta panjang gelombang radio 1-meter yang dibuat oleh astronom NRL yang ditunjukkan di bawah ini. Peta menunjukkan wilayah sekitar 2000 tahun cahaya di sisi, pusat dari Bima Sakti bertepatan dengan sumber ditandai Sag A (atau Sagitarius A), yang sebenarnya adalah tiga sumber, sisa-sisa Supernova Yound di sisi timur, wilayah hidrogen terionisasi yang tidak biasa di sisi barat, dan susunan yang sangat padat disebut Sagittarius A * tepat ditengah.
# Cahaya infra merah menunjukkan gugus bintang padat yang terletak di puncak tepat di pusat, dekat Sag A *.
=>2 x 1.000.000 Msun within 1 pc
=>Bintang hanya terpisah 1000 AU
=>Sebuah tabrakan setiap 1.000.000 tahun!
# Pengamatan Radio dalam garis molekuler menunjukkan "cincin molekul" gas besar-besaran dan debu yang berputar di sekitar gugusan bintang ini.
=>Membentang dari sekitar 5 tahun cahaya sampai 25 tahun cahaya dari pusat.
=>Membuktikan terjadinya gelombang kejut karena peristiwa ledakan di masa lalu.
=>"Kebocoran" isi sampai ke pusat
# Struktur cincin luar molekul
=>60 tahun cahaya struktur linier panjang Galactic menelusuri garis medan magnet.
=>Bintang terisolasi membentuk daerah dan sisa-sisa supernova.
# X-ray dan pengamatan sinar gamma menunjukkan bahwa wilayah Galactic Center adalah sumber yang kuat dari x-ray dan juga sinar gamma dari penghancuran antimateri.
=>Sinar-X dari sistem lubang hitam bintang biner dan supernova di dekat pusat galaksi.
=>0,5 MeV sinar gamma dari "sumber" antimateri positron dari daerah Pusat Galaksi, mungkin hasil dari ribuan supernova di daerah pusat dari Bima Sakti.
Meskipun tidak kekurangan pertanyaan menarik tentang Pusat Galaksi, baru-baru ini pertanyaan telah difokuskan pada kemungkinan bahwa lubang hitam masif ada di tengah cluster bintang pusat. Kehadiran kecepatan yang sangat tinggi dalam bintang-bintang dan gas di dekat pusat galaksi telah disarankan oleh astronom untuk waktu yang lama bahwa sebuah lubang hitam besar mungkin hadir, memberikan tarikan gravitasi cukup kuat untuk menjaga bintang-bintang dan gas tetap di orbit. Andrea Ghez, seorang profesor di UCLA, menggunakan teleskop Keck 10 meter pada panjang gelombang inframerah untuk mengukur kecepatan dari 20 bintang yang berada dekat dengan pusat galaksi selama tiga tahun. Dia menemukan bintang-bintang yang mengorbit dengan kecepatan mencapai 1000 km/s (3 juta mil per jam! Pengamatan yang dilakukan oleh para ilmuwan di Institut Max-Planck di Jerman telah mengkonfirmasi hasil ini. Percepatan gravitasi besar ini membutuhkan obyek dengan massa 2,5 juta kali massa matahari kita.
Bintang-bintang yang terletak di dekat Sagittarius A *, sumber radio diletakkan di dekat pusat galaksi. Dari sinyal radio ini, * Sgr A tidak harus sangat besar, karena emisi tidak terlalu kuat. Menggunakan VLBA (Very Long Baseline Array) teleskop radio, astronom mempelajari gerakan Sgr A *; mereka menemukan kecepatan kurang dari 20 km/detik untuk Sgr A * itu sendiri. Ini berarti sangat tidak mungkin bahwa Sgr * A adalah bintang tunggal atau kelompok bintang. Hanya objek yang sangat besar bisa tetap diam di bawah kondisi yang ada di pusat galaksi. Bukti-bukti yang dipelajari bahwa Sag * A memang lubang hitam dengan massa 2-3 juta kali massa matahari. Para astronom berspekulasi bahwa Black Hole sedang diberi "makan" oleh gas dari cincin molekul, atau sisa supernova. Dengan mengkonsumsi kurang dari sekitar 1% dari massa bintang setiap tahun, melepaskan energi potensial gravitasi, Sag A * dapat dengan mudah menjelaskan fenomena energi tinggi di dekat pusat galaksi.
(cass.ucsd.edu)
Ledakan Lubang Hitam Melampaui Nuklir
Bulan Januari 2001, fisikawan yang terkenal dari Universitas St. Andrew yakni Nel Ryan Harther mengumumkan bahwa ia dan peneliti Inggris lainnya akan menciptakan sebuah lubang hitam di ruang laboratorium, ketika itu tidak ada yang merasa terkejut terhadap hal demikian. Namun, beberapa hari yang lalu sebuah harian di Rusia mengumumkan ramalan ilmuwannya bahwa lubang hitam tidak saja dapat dibuat dalam ruang laboratorium, bahkan 50 tahun kemudian, ledakan lubang hitam yang mempunyai energi mahadahsyat akan membuat bom atom yang mengerikan manusia sekarang juga terbukti lebih buruk, menjadi pediatri yang tidak patut dipersoalkan.
Pertimbangan manusia menciptakan lubang hitam sebenarnya paling awal abad ke-20 tahun 80-an dikemukakan oleh Profesor William Anroe dari Universitas British, Columbia, ia berpendapat, bahwa manifestasi gelombang suara dalam zat cair dengan manifestasi cahaya dalam lubang hitam sangat mirip, jika membuat kecepatan cairan melampaui kecepatan bunyi, maka pada kenyataannya telah membentuk sebuah gejala lubang hitam buatan dalam cairan tersebut. Sekalipun demikian, Dr. Ryan Harther berencana bahwa lubang hitam buatan yang tercipta oleh karena kekurangan gravitasi yang cukup, selain cahaya, mereka tidak dapat menelan semua benda yang ada di sekeliling seperti lubang hitam yang sebenarnya.
Sebaliknya, ilmuwan Rusia Alexander Delofmankov malah berpendapat, bahwa lubang hitam alam semesta sesungguhnya yang dapat menelan segala benda juga dapat secara keseluruhan "menciptakannya" melalui ruang laboratorium: Sebuah lubang hitam yang berukuran inti atom, energinya akan melampaui sebuah pabrik nuklir. Jika manusia, pada suatu hari nanti benar-benar menciptakan bom lubang hitam, maka energi yang ditimbulkan sebuah bom lubang hitam setelah meledak, akan setara dengan ledakan bom atom yang tak terhingga kelipatannya secara bersamaan, paling tidak ia dapat mengakibatkan kematian 1 miliar jiwa.
Bagi mayoritas orang, lubang hitam yang menakutkan adalah hal yang sangat jauh di alam semesta, masih sangat jauh meninggalkan kita. Namun, Delofmankov berpendapat, sebenarnya kerabat kecil lubang hitam alam semesta --lubang hitam mini ada di mana-mana di atas bumi, bahkan mendatangkan sejumlah besar masalah dan bencana pada manusia. Beberapa ilmuwan Rusia menganggap, bahwa beberapa fenomena misterius di atas bumi berhubungan dengan lubang hitam mini, seperti misalnya letusan gunung berapi, energi dan panas gunung berapi selalu merapat di tempat tertentu di atas bumi, lagi pula tak kunjung habis. Beberapa ilmuwan bahkan curiga, bahwasannya adalah energi mataharilah yang telah menyampaikannya ke tempat yang dalam di bumi melalui lubang hitam. Sebelum ini, beberapa fisikawan mengenali bahwa di atas matahari tidak hanya terdapat energi nuklir, bahkan ada lubang hitam mini, lagi pula setiap bagian dalam planet mungkin terdapat lubang hitam mini.
(erabaru.net)
Pertimbangan manusia menciptakan lubang hitam sebenarnya paling awal abad ke-20 tahun 80-an dikemukakan oleh Profesor William Anroe dari Universitas British, Columbia, ia berpendapat, bahwa manifestasi gelombang suara dalam zat cair dengan manifestasi cahaya dalam lubang hitam sangat mirip, jika membuat kecepatan cairan melampaui kecepatan bunyi, maka pada kenyataannya telah membentuk sebuah gejala lubang hitam buatan dalam cairan tersebut. Sekalipun demikian, Dr. Ryan Harther berencana bahwa lubang hitam buatan yang tercipta oleh karena kekurangan gravitasi yang cukup, selain cahaya, mereka tidak dapat menelan semua benda yang ada di sekeliling seperti lubang hitam yang sebenarnya.
Sebaliknya, ilmuwan Rusia Alexander Delofmankov malah berpendapat, bahwa lubang hitam alam semesta sesungguhnya yang dapat menelan segala benda juga dapat secara keseluruhan "menciptakannya" melalui ruang laboratorium: Sebuah lubang hitam yang berukuran inti atom, energinya akan melampaui sebuah pabrik nuklir. Jika manusia, pada suatu hari nanti benar-benar menciptakan bom lubang hitam, maka energi yang ditimbulkan sebuah bom lubang hitam setelah meledak, akan setara dengan ledakan bom atom yang tak terhingga kelipatannya secara bersamaan, paling tidak ia dapat mengakibatkan kematian 1 miliar jiwa.
Bagi mayoritas orang, lubang hitam yang menakutkan adalah hal yang sangat jauh di alam semesta, masih sangat jauh meninggalkan kita. Namun, Delofmankov berpendapat, sebenarnya kerabat kecil lubang hitam alam semesta --lubang hitam mini ada di mana-mana di atas bumi, bahkan mendatangkan sejumlah besar masalah dan bencana pada manusia. Beberapa ilmuwan Rusia menganggap, bahwa beberapa fenomena misterius di atas bumi berhubungan dengan lubang hitam mini, seperti misalnya letusan gunung berapi, energi dan panas gunung berapi selalu merapat di tempat tertentu di atas bumi, lagi pula tak kunjung habis. Beberapa ilmuwan bahkan curiga, bahwasannya adalah energi mataharilah yang telah menyampaikannya ke tempat yang dalam di bumi melalui lubang hitam. Sebelum ini, beberapa fisikawan mengenali bahwa di atas matahari tidak hanya terdapat energi nuklir, bahkan ada lubang hitam mini, lagi pula setiap bagian dalam planet mungkin terdapat lubang hitam mini.
(erabaru.net)
Selasa, 04 Januari 2011
The Black Hole
Lubang hitam adalah sebuah pemusatan massa yang cukup besar sehingga menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar. Gaya gravitasi yang sangat besar ini mencegah apa pun lolos darinya kecuali melalui perilaku terowongan kuantum. Medan gravitasi begitu kuat sehingga 8kecepatan lepas di dekatnya mendekati kecepatan cahaya. Tak ada sesuatu, termasuk radiasi elektromagnetik yang dapat lolos dari gravitasinya, bahkan cahaya hanya dapat masuk tetapi tidak dapat keluar atau melewatinya, dari sini diperoleh kata "hitam". Istilah "lubang hitam" telah tersebar luas, meskipun ia tidak menunjuk ke sebuah lubang dalam arti biasa, tetapi merupakan sebuah wilayah di angkasa di mana semua tidak dapat kembali. Secara teoritis, lubang hitam dapat memliki ukuran apa pun, dari mikroskopik sampai ke ukuran alam raya yang dapat diamati.
Landasan Teori
Teori adanya lubang hitam pertama kali diajukan pada abad ke-18 oleh John Michell and Pierre-Simon Laplace, selanjutnya dikembangkan oleh astronom Jerman bernama Karl Schwarzschild, pada tahun 1916, dengan berdasar pada teori relativitas umum dari Albert Einstein, dan semakin dipopulerkan oleh Stephen William Hawking. Pada saat ini banyak astronom yang percaya bahwa hampir semua galaksi dialam semesta ini mengelilingi lubang hitam pada pusat galaksi.
Adalah John Archibald Wheeler pada tahun 1967 yang memberikan nama "Lubang Hitam" sehingga menjadi populer di dunia bahkan juga menjadi topik favorit para penulis fiksi ilmiah. Kita tidak dapat melihat lubang hitam akan tetapi kita bisa mendeteksi materi yang tertarik / tersedot ke arahnya. Dengan cara inilah, para astronom mempelajari dan mengidentifikasikan banyak lubang hitam di angkasa lewat observasi yang sangat hati-hati sehingga diperkirakan di angkasa dihiasi oleh jutaan lubang hitam.
Asal Mula Lubang Hitam
Lubang Hitam tercipta ketika suatu obyek tidak dapat bertahan dari kekuatan tekanan gaya gravitasinya sendiri. Banyak obyek (termasuk matahari dan bumi) tidak akan pernah menjadi lubang hitam. Tekanan gravitasi pada matahari dan bumi tidak mencukupi untuk melampaui kekuatan atom dan nuklir dalam dirinya yang sifatnya melawan tekanan gravitasi. Tetapi sebaliknya untuk obyek yang bermassa sangat besar, tekanan gravitasi-lah yang menang.
Pertumbuhannya
Massa dari lubang hitam terus bertambah dengan cara menangkap semua materi didekatnya. Semua materi tidak bisa lari dari jeratan lubang hitam jika melintas terlalu dekat. Jadi obyek yang tidak bisa menjaga jarak yang aman dari lubang hitam akan terhisap. Berlainan dengan reputasi yang disandangnya saat ini yang menyatakan bahwa lubang hitam dapat menghisap apa saja disekitarnya, lubang hitam tidak dapat menghisap material yang jaraknya sangat jauh dari dirinya. dia hanya bisa menarik materi yang lewat sangat dekat dengannya. Contoh : bayangkan matahari kita menjadi lubang hitam dengan massa yang sama. Kegelapan akan menyelimuti bumi dikarenakan tidak ada pancaran cahaya dari lubang hitam, tetapi bumi akan tetap mengelilingi lubang hitam itu dengan jarak dan kecepatan yang sama dengan saat ini dan tidak terhisap masuk kedalamnya. Bahaya akan mengancam hanya jika bumi kita berjarak 10 mil dari lubang hitam, dimana hal ini masih jauh dari kenyataan bahwa bumi berjarak 93 juta mil dari matahari. Lubang hitam juga dapat bertambah massanya dengan cara bertubrukan dengan lubang hitam yang lain sehingga menjadi satu lubang hitam yang lebih besar.
(Wikipedia)
Langganan:
Postingan (Atom)










































